Hamster Lovers

Sunday, May 17, 2009

Jenis Hamster di Indonesia

Hamster di Indonesia


Tidak ada catatan resmi kapan hamster mulai didatangkan pertama kali ke Indonesia. Tapi menurut berita-berita yang saya dapatkan hamster mulai dikembangbiakkan di Indonesia adalah sekitar tahun 1980-an. Waktu itu jenisnya hanya satu yaitu hamster Syrian.

Saya sendiri pertama kali berkenalan dengan hamster ketika saya menginjak bangku SMP. Waktu itu saya diberi seekor hamster Syrian oleh teman, dipelihara di kandang kawat yang cukup besar, tapi tentu saja setelah kurang lebih dua tahun akhirnya hamster itu meninggal karena tua.

Sekarang ini hamster yang ada di Indonesia sudah beraneka ragam jenisnya, dan secara garis besar dapat dikelompokkan dalam 5 kelompok, yaitu :


1. Hamster Syrian

2. Hamster Mini Campbell

3. Hamster Mini Winter White

4. Hamster Mini Roborovski

5. Hamster Mini Hybrid


Hamster-hamster di Indonesia pada umumnya diimpor dari negara-negara lain, seperti dari Belanda, Singapura atau Malaysia. Kemudian hamster-hamster itu diternakkan baik secara pribadi maupun oleh para peternak-peternak hamster.
Kualitas seekor hamster sangat bergantung kepada peternak atau orang yang membiakkan hamster tersebut. Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak peternak yang hanya membiakkan hamster hanya untuk mendapatkan uang dan menghasilkan hamster yang berkualitas rendah, baik dari segi fisik maupun mental dan sifat.
Untuk itu marilah kita belajar bersama-sama tentang bagaimana menjadi seorang pecinta hamster, atau belajar menjadi seorang peternak yang dapat menghasilkan hamster berkualitas yang tidak kalah dengan para peternak profesional di luar negeri sekalipun.

TakeFrom: Rian Handayani - Hamster Mania

Friday, April 24, 2009

Cara-2 nyatuin hamster

Cara-2 nyatuin hamster
1. Disatukan saat mereka masih kecil-2
2. Kalo udah dewasa (ini jauh-2 lebih sulit) ada beberapa langkahnya
2.1. Bersihkan kandang yang akan digunakan sebagai kandang mereka sampai bersih (engga ada bau hamster lagi) isi dengan serbuk yang baru + mainan yang sudah tanpa bau juga
2.2. lalu mandikan hamster itu dengan bedaknya sehingga bau mereka tersaru dan hamster yang satu lagi juga di bersihin sama bedak itu juga terutama bagian pantatnya
2.3. taruh berbarengan mereka ke kandang barunya
2.4. perhatikan mereka sampe beberapa jam takutnya mereka berantem dan anda tidak perhatiin bisa ampe mati dehh (sayangkann)

Kenapa mereka berantem ??
Yahh mereka mau nunjukin siapa yang akan jadi pemimpin dalam koloni itu.
Malah yang ngeselin kalo dalam 1 koloni besar ada sang pemimpin mati nahh ini juga suka ada hamster-2 yang berantem krn sebab diatas itu lagi.
Yang enak sihh kalo satuin hamster yang 1 berani dan yang lain penakut biasanya cuma luka-2 sedikit aja jadi lebih aman

TakeFrom: forumpengembang biakkan hamster

Thursday, April 23, 2009

Membedakan Jenis Kelamin Hamster

Membedakan Jenis Kelamin Hamster



Membedakan jenis kelamin hamster sebenarnya cukup mudah dilakukan. Cara yang umum dilakukan adalah dengan mengamati jarak antara alat kelamin dan anus dari hamster.


Gambar di atas menunjukkan ilustrasi bagaimana membedakan jenis kelamin hamster

Jantan

Pada hamster jantan, jarak antara alat kelamin dan anus berjauhan. Jaraknya kira-kira 0,5 cm. Selain alat kelamin hamster jantan juga memiliki Kelenjar Bau pada bagian perutnya, biasa kelenjar bau ini ada ketika hamster mulai dewasa. Kelenjar ini dapat diidentifikasi dengan adanya bagian bulu yang seperti basah dan menempel pada bagian perut hamster.


Betina

Sebaliknya pada hamster betina, jarak antara alat kelamin dan anus sangat dekat bahkan hampir menempel. Hamster betina tidak memiliki Kelenjar Bau tapi mereka memiliki puting susu yang terletak di bagian perutnya juga.

From: Rian Handayani - Hamster Mania

Wednesday, April 22, 2009

For hamster Lovers

Tips bagi yang ingin pelihara hamster
Sehubungan dengan banyaknya para pemilik hamster pemula yang menanyakan tentang bagaimana cara memelihara hamster yang baik, makanan apa yang sesuai, berikut adalah beberapa hal pokok yang harus Anda sediakan untuk memelihara hamster. Ini adalah daftar perlengkapan minimum untuk menjamin kelangsungan hidup seekor hamster secara layak:

1.Kandang
Kandang hamster berukuran minimal 35 x 40 cm untuk seekor hamster. Semakin besar kandang semakin baik. Kandang untuk hamster beraneka ragam, mulai dari akuarium yang tak terpakai sampai kandang-kandang yang khusus dirancang untuk hamster. Jika Anda menggunakan akuarium, usahakan bagian atasnya tertutup untuk mencegah hamster kabur atau tikus rumah masuk dan melahap hamster Anda. Jika Anda menggunakan kandang berjeruji besi, perhatikan jarak antar jeruji apakah bagus dan cukup rapat untuk hamster Anda. Hamster bisa ‘mengecilkan’ tubuhnya, membuatnya pipih dan kemudian menggembungkannya lagi. Elastisitas hamster ini patut Anda pertimbangkan.

2.Serbuk Kayu
Serbuk kayu banyak disediakan di mana-mana. Pilih yang tidak berbau bahan-bahan kimia. Terutama untuk serbuk lokal yang murah, kebanyakan serbuk kayu itu berasal dari serutan kayu bekas kayu perabot rumah tangga dan sudah diberi bahan-bahan kimia.
Disamping serbuk lokal, ada juga serbuk impor yang lebih mahal harganya. Tapi penggunaan serbuk ini tentu saja memuaskan. Serbuk kayu lebih kering, lebih bersih, bebas debu, lebih putih dan bebas bahan kimia berbahaya, hal ini menjamin keselamatan hamster dan juga memperindah bulunya(kelembaban bisa merusak penampilan bulu hamster).
Ketebalan serbuk hamster yang baik adalah sekitar 2-3 cm dari permukaan kandang. Jika Anda tidak menggunakan serbuk Anda mungkin bertanya-tanya apa guna serbuk kayu ini:
1.Sebagai alas tidur.
2.Sebagai media penyerap kencing hamster. Bayangkan jika tidak ada sesuatu yang menyerap kencing hamster! Air kencing yang berbau itu akan menempel di bulu hamster dan merusak bulu indahnya dan membuatnya berbau tak sedap!
3.Sebagai tempat berlindung dari panas dan dingin. Anda tidak mungkin mengawasi dan menjaga hamster Anda setiap menit agar tidak kepanasan atau kedinginan kan? Jadi mereka membutuhkan sesuatu untuk tempat mereka berlindung jika udara menjadi ‘terlalu’ berlebihan buat mereka.
4.Sebagai bahan pembuat sarang. Hamster membuat sarang, biasanya di pojok-pojok favorit mereka. Sarang mereka berbentuk serbuk yang ditumpuk dengan lubang untuk tidur di tengahnya. Ibu hamster biasa meletakkan anak-anaknya dalam sarang ini!

3.Makanan Hamster
Makanan hamster terbaik sampai saat ini tetap dipegang oleh makanan-makanan hamster impor buatan pabrik. Walaupun begitu Anda juga harus tetap waspada dan lebih cermat lagi dalam memilih mana makanan impor yang baik. Beberapa makanan impor mengandung terlalu banyak bahan pewarna, terlalu banyak biji bunga matahari atau bahan-bahan lainnya yang bisa merugikan hamster itu sendiri. Beberapa jenis buah-buahan dan kacang-kacangan bisa diberikan seminggu sekali dalam jumlah terbatas (sedikit sekali!)
Beberapa makanan yang bisa diberikan sebagai snack kepada hamster: (Perhatian: Makanan ini hanya diberikan sebagai snack bukan makanan utama karena bisa mengakibatkan ketidakseimbangan gizi, kerusakan pada sistem kencing, diare, dan kelainan pada proses kehamilan karena obesitas)
Apel,Pir,Pisang,Wortel
Jagung manis (pemberian dalam jumlah banyak bisa mengakibatkan kerontokan bulu)
Kentang (harus direbus dulu)
Kacang tanah,Kacang kulit,Kacang mete,Kacang almond,Kacang kedelai
Roti tawar,Biskuit Cracker,Oatmeal,Corn Flakes

Makanan yang sebaiknya tidak diberikan kepada hamster:
Selada,Kangkung dan seluruh sayuran hijau lainnya (Cai sim, bayam, kai lan, dll),Ketimun

Makanan yang tidak boleh diberikan sama sekali kepada hamster:
Jeruk dan semua bangsa citrus
Cokelat
Makanan yang telah diberi bumbu

Berikut beberapa kesalahan yang sering dibuat oleh pemilik hamster pemula:
1.Memberi makan sayur, wortel atau jagung segar sebagai menu makanan utama. Percayalah hal ini hanya akan merugikan Anda! Pencernaan hamster tidak didesain untuk mencerna makanan-makanan yang mengandung kelembaban tinggi seperti ini. Jika Anda tidak percaya, coba teliti kondisi kandang hamster Anda, apakah selalu kelihatan basah dan kotor? Ini diakibatkan dari pemberian sayur-sayuran segar yang Anda berikan setiap hari! Coba ganti menu makanan hamster Anda dengan yang lebih sesuai yaitu makanan hamster kering yang bisa Anda temui di petshop atau di supermarket. Di Indonesia tersedia beberapa merk seperti : Ultra Blend, XtraVital, Vitakraft, Hamsfood, Hagen, Minimal Goods, Hartz, Nutriblocks, dan masih banyak lagi lainnya. Anda tinggal memilihnya sesuai dengan keuangan dan kebutuhan hamster Anda.

2.Membeli tambahan biji bunga matahari atau kuaci sebagai makanan tambahan. “Hamster saya suka biji bunga matahari dan kuaci, selain itu mereka tidak mau makan yang lainnya.” Mungkin Anda tidak tahu kalau tindakan sayang Anda ini justru malah membunuh hamster Anda. Biji bunga matahari dan kuaci adalah salah satu makanan yang mudah disukai oleh hamster tapi pemberian dalam jumlah besar dalam mengakibat beberapa hal diantaranya: obesitas, kurangnya kalsium sehingga pertumbuhan tulang dan gigi menjadi terhambat, kelainan dalam proses kelahiran (ini disebabkan oleh kandungan lemak yang terlalu tinggi pada biji bunga matahari). Kasus yang paling sering terjadi adalah yang terakhir, kelainan pada proses kelahiran. Kelainan ini berujung pada keguguran bayi-bayi hamster tersebut yang merenggut jiwa induk dan anak-anaknya. Jadi berhati-hatilah dalam memberi makan hamster Anda! Menyayanginya bukan berarti memanjakannya!

3.Pemberian susu bubuk atau susu cair untuk manusia pada hamster. Beberapa orang melakukan ini dan mereka mengeluh kalau bulu hamster mereka menjadi tipis dan rontok. Memang belum terbukti secara klinis tapi lebih baik mencegah dari pada mengobati. Susu untuk manusia diformulasikan untuk manusia jadi lebih baik jangan diberikan ke hewan. Gunakan susu khusus untuk hamster! Itu jauh lebih baik. Lagipula pemberian susu ini juga tidak menunjukkan manfaat yang mengesankan tapi rutinitas pemberian susu ini malah jauh merepotkan Anda.

4.Memberikan snack terlalu banyak. Snack sebaiknya diberikan hanya seminggu sekali, jika terlalu sering… Anda pasti rugi telah membeli makanan hamster karena tidak dikonsumsi secara maksimal. Sama seperti anak kecil yang diberi pilihan antara sayur dan kue kesukaannya, hamster pasti lebih memilih snack kesukaannya. Tapi sekali lagi kita tidak mungkin memberi makan kue cokelat setiap hari sebagai makanan utama bagi anak kita kan? Begitu pula dengan hamster! Pemberian snack terlalu sering akan mengakibatkan ketidakseimbangan gizi yang sebenarnya telah ditimbang dan dipelajari secara khusus oleh para ahli yang telah meracik makanan hamster. Ini pasti mempunyai efek negatif di kemudian hari terutama ketika hamster melahirkan dan menyusui. Jika Anda merasa ‘tidak tahan’ dan ingin memberikan snack lebih banyak dari seminggu sekali, Anda bisa menimbang-nimbang secara bijak jenis snack yang Anda berikan. Sesuai dengan sistem pencernaan hamster yang kurang bisa menerima makanan dengan tingkat kelembaban tinggi pilihlah snack yang ‘kering’ seperti kacang-kacangan, roti, biskuit, cereal dan lain-lain. Sedang untuk buah-buahan berikanlah seminggu sekali.

4.Botol Minum
Hamster perlu minum air! Banyak mitos yang mengatakan bahwa jika hamster diberi minum air akan mati adalah sebuah kebohongan. Hati-hati terhadap botol air yang bocor! Ini sering terjadi dan tidak diperhatikan oleh pemilik hamster.

Berikutnya adalah hal-hal rutin yang harus Anda kerjakan untuk memelihara hamster dengan baik:
1.Memberi makan hamster sehari 2 kali
2.Mencuci tempat makan setiap kali makanan diganti
3.Mengganti serbuk kayu dan mencuci kandang hamster seminggu sekali
4.Mengisi botol minum setiap kali airnya habis
5.Mencuci botol minum seminggu sekali

Berikut adalah daftar ‘ketidaktahuan’ lain yang sering dilakukan dan mengakibatkan kematian hamster:
1.Hamster dijemur dibawah sinar matahari. Hamster adalah binatang nocturnal. Mereka adalah binatang malam. Di alam liar mereka tidur sepanjang siang hari dalam lubang mereka yang bisa mencapai kedalaman 10 – 20 meter dibawah permukaan tanah dan baru keluar pada malam hari untuk mencari makan. Jadi mereka tidak terlalu membutuhkan sinar matahari. Sedikit saja cukup… Tidak perlu sampai ‘dijemur’.
2.Hamster dimandikan dengan air. Hamster rentan terhadap air dan kelembaban. Hamster berasal dari daerah gurun pasir yang kering. Jika hamster Anda sedang sehat dan dalam kondisi prima mungkin terkena air bukan masalah, tapi jika kondisinya sedang menurun terkena air bisa berarti kematian bagi mereka. Hamster yang basah harus secepatnya dikeringkan atau mereka terserang flu, kemudian berlanjut ke pneumonia dan berakhir pada kematian. Jadi jangan mengambil resiko untuk tindakan yang tidak perlu ini.
3.Memisahkan induk hamster dari bayi-bayinya. Kedengarannya memang bodoh tapi percayalah banyak orang yang tidak sengaja melakukan hal ini karena ketakutan mereka pada gosip yang beredar tentang ‘hamster pemakan anak’. Ibu hamster yang sehat dan cukup akrab dengan manusia tidak akan memakan anaknya tanpa alasan yang jelas! Jadi jangan memisahkan ibu dan bayi-bayinya karena bayi-bayi itu akan meninggal dengan segera karena kedinginan dan tidak mendapatkan air susu.
4.Hamster jatuh dari ketinggian. Jika hamster Anda masih baru, cobalah untuk memegang hamster dalam posisi duduk jadi jika hamster Anda jatuh tidak akan terlalu tinggi. Ini kesalahan yang paling sering dilakukan orang. Hamster yang baru datang biasanya masih merasa asing dengan Anda dan dengan lingkungannya dan cenderung melompat secara tiba-tiba. Jadi Anda harus mengantisipasi hal ini dulu.